Rumus IF Menentukan Lulus dan Tidak Lulus di Excel, Cukup Praktis Nggak Perlu Pakai Alternatif Manual (Dok. Tangkapan Layar YT/ Pusat Cara Cara) |
Jember Terkini - Rumus IF menentukan lulus dan tidak lulus di excel dapat digunakan saat pembukuan rapot.
Rumus lulus dan tidak lulus dapat digunakan oleh sejumlah guru untuk mengetahui nilai lebih akurat.
Contoh rumus IF Excel lulus tidak lulus dalam dunia pendidikan bukan hal baru lagi sehingga penggunanya banyak dicari banyak orang.
Pengguna Rumus IF Menentukan Lulus dan Tidak Lulus di Excel
Dilansir Jember Terkini dari warungcopy, berikut ini cara menggunakan rumus IF Menentukan lulus tidak lulus di Excel:
1. Siapkan Data
Langkah pertama adalah menyiapkan data siswa yang akan dianalisis. Data ini umumnya mencakup nama siswa dan nilai.
Nilai tersebut merupakan perolehan dari tugas ataupun ujian. Berikut adalah contoh data yang bisa digunakan:
- Rico: 70
- Budi: 60
- Sinta : 80
- Robi: 50
- Ella: 85
2. Menentukan Kriteria Kelulusan
Sebelum menggunakan rumus, kita perlu menentukan kriteria kelulusan. Misalnya, kita dapat menetapkan bahwa siswa dianggap lulus jika mereka memperoleh nilai tertentu.
Kriteria ini harus jelas agar penerapan rumus IF bisa dilakukan dengan tepat dan hasil cenderung lebih akurat.
3. Tambahkan Kolom Status Kelulusan
Setelah data siswa dan kriteria kelulusan ditentukan, langkah berikutnya adalah menambahkan kolom baru.
Baca Juga: Cara Mengetik Angka di Excel Menggunakan Rumus, Berhitung jadi Lebih Cepat dan Hasil Pasti Akurat
Kolom tersebut yang akan menunjukkan apakah seorang siswa "Lulus" atau "tidak lulus" Kolom ini akan berada di sebelah kolom nilai.
4. Menggunakan Rumus IF
Dalam hal ini, Kita ingin mengevaluasi apakah nilai seorang siswa memenuhi kriteria kelulusan (nilai minimal 60).
Rumus "IF" yang digunakan untuk menentukan kelulusan siswa adalah sebagai berikut:
=IF(B2 >= 60, "Lulus", "Tidak Lulus"
Di mana:
- B2 : Sel yang berisi nilai siswa.
- >= 60 : ondisi yang memeriksa apakah nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60.
- Lulus : Hasil yang ditampilkan jika nilai siswa memenuhi syarat (>= 60).
- Tidak Lulus: Hasil yang ditampilkan jika nilai siswa kurang dari 60.
Sebagai contoh, jika nilai Andi ada di sel B2, maka rumus untuk menentukan kelulusannya adalah:
=IF(B2 >= 60, "Lulus", "Tidak Lulus")
5. Menyalin Rumus ke Seluruh Kolom
Setelah menulis rumus untuk satu siswa, kita dapat menyalin rumus ini ke seluruh kolom Lulus atau Tidak Lulus.
Caranya adalah dengan men-drag atau menyalin rumus ke baris-baris berikutnya. Excel akan secara otomatis menyesuaikan referensi sel.
Kesimpulan
Rumus IF menentukan lulus dan tidak lulus di excel memudahkan guru dalam menyusun rapot ataupun laporan nilai belajar.
Dengan menggunakan rumus "IF" di Microsoft Excel, proses menentukan kelulusan siswa menjadi lebih sederhana dan efisien.
Penggunaan rumus ini memungkinkan evaluasi otomatis berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.***